Hari ini bukan semudah semalam untuk bergelar manusia perfect, Banyak yang perlu di korbankan banyak juga yang terpaksa dilepaskan, Sesekali langkah tersadung rebah menyembah, Sesekali melangkah gagah tersenyum megah dan semua itu memerlukan pengorbanan, menentu kesabaran dan air mata.... Selagi prinsip hidup berada di atas landasan yang betul, usah di gusar pada ANUGERAH TUHAN.... Anggaplah bila sesekali di duga, Itu sekadar untuk mematangkan & mengajar kita untuk bangun menjadi SESEMPURNA INSAN.....

My friends...

22 December 2010

DOSA LEBIH BESAR DARIPADA ZINA.....

Salam pembuka bicare.... sudah lama rasenyer saya x menulis d dlm blog ni... biase lah akhr2 ni bzy ckit ngan keje... lagi2 hjung thn ni almaklumlah..... saya nak berkongsi cite pasal diri pn x thu nak tlis pe, jadi kat sini sy nak berkongsi satu cite yg saya dpt drpd email opis awal pagi tadi...=).....
Bagi semua yang sedia maklum zina adalah salah satu daripada dosa besar tp korg tahu x de dosa yag lebih besar daripada zina..... percaya x???? kalau x caya ikuti kisah di bawah...^-^
Cerita ni terjadi ketika zaman Nabi....
Pada suatu senja yang lengang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-hayung. Pakaianya yang serba hitam menandakan bahawa ia berada dalam dukacita yang mencekam.Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya tanpa hias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang telah meroyak hidupnya.
Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s. Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan uluk salam.
Maka terdengarlah ucapan dari dalam "Silakan masuk".
Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk.
Air matanyaberderai tatkala ia berkata, "Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya. Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya."
"Apakah dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi Musa a.s. terkejut.
"Saya takut mengatakannya. "jawab wanita cantik.
"Katakanlah jangan ragu-ragu!" desakNabi Musa.
Maka perempuan itu pun terpaksa bercerita, "Saya... telah berzina".
Kepala Nabi Musa terangkat,hatinya tersentak. Perempuan itu meneruskan,"Dari perzinaan itu saya pun...lantas hamil. Setelah anak itu lahir,langsung saya... cekik lehernya sampai... mati," ucap wanita ituseraya menangis sejadi-jadinya.
Nabi Musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia mengherdik, "Perempuan bejad, pergi kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku kerana perbuatanmu. Pergi!"...teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata kerana jijik.
Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk keluar dari dalam rumah Nabi Musa.. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mahu dibawa ke mana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya,betapa jahat perbuatannya.
Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangiNabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya,
"Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertaubat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya? "
Nabi Musa terperanjat. "Dosa apakahyang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?" MakaNabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril. "Betulkahada dosa yang lebih besar daripada perempuan yang nista itu?"
"! Ada!"jawab Jibril dengan tegas.
"Dosa apakah itu?" tanya Musa kian penasaran.
"Orang yang meninggalkan solat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina".
Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut.
Nabi Musa menyedari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Bererti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya.
Sedang orangyang bertaubat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh bererti masih mempunyai iman di dadanya dan yakin bahwa Allah itu ada, di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mahu menerima kedatangannya.
Dalam hadis Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan solat lebihbesar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur'an,membunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka'bah.
Dalamhadis yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan solat sehingga terlewat waktu, kemudian ia mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah lapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari, sedangkan satu hari diakhirat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.
Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita pezina dan dua hadis Nabi,mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi kita dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban solat dengan istiqomah. Tolong sebarkan kepada saudara-saudara kita yang belum mengetahui.
Subhanakallahummawabihamdika asyhadu allaa ilaaha illa anta, astaghfiruka waatuubuilaiik.
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (QS. Ali Imran 104:105)
Orang-Orang yang beriman itu akan menjadi tenteram hati mereka.Ingatlah dengan mengingati Allah itu hati akan menjaditenteram.(Ar- Rad:28)
Sekian perkongsian saya pada hari ni sekian....
Salam ukhuwah fillah...=)